Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Memahami lafal,tekanan,intonasi.dan jeda

    Memahami lafal, tekanan, intonasi dan jeda
    Saat anda memperhatikan tutur kata atau percakapan seseorang anda akan mendengar bunyi bunyi bahasa atau kesatuan kesatuan bunyi bahasa yang berirama.cara mengucapkan bunyi bunyi bahasa oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat bahasa.disebut lafal.sedangkan nama dalam bunyi bunyi bahasa yang disebabkan oleh tinggi rendahnya , nyaring tidaknya dan cepet atau lambatnya bunyi bunyi bahasa pada ajakan tertentu saat dituturkan disebut tekanan
    1. Tekanan anda atau tekanan musikal
    Adalah irama yang menyertai tuturan. Irama yang dimaksud adalah irama tinggi . Rendah .daftar. turun datar kemudian naik.
    Tekanan ini digunakan untuk menyatakan tinggi rendahnya suara
    Contoh :
    -Per-gi. (iramanya datar kemudian turun dengan maksud memberitahu)
    -Per-gi? (iramanya sedang tinggi kemudian turun dengan maksud memberitahu)
    -Per-gi ! (Iramanya tinggi.tinggi sekali dengan maksud menyuruh)
    2.Tekanan dinamik
    Tekanan dinamik dibagi menjadi w jenis yaitu
    A.Tekanan dinamik silabis
    Ialah tekanan keras pada suku kata yang tidak menimbulkan perbedaan arti
    Contoh :
    Pu-lang (jika suku kata pertama yang mendapat tekanan atau kata kerja kedua yang mendapat tekanan artinya tetap sama)
    B.Tekanan dinamik kata
    Adalah tekanan keras pada kata atau kelompok kata dalam kalimat yang berfungsi untuk membedakan arti
    Contoh ;
    Saya memperbaiki motor ayah
    -jika kata saya yang mendapat tekanan maka yang dimaksud adalah saya bukan orang lain
    -jika kata memperbaiki diberi tekanan, maka yang dimaksud adalah memperbaiki bukan menaiki atau merusak
    -jika motor ayah, bukan motor ayah,motor adik atau motor yang lainnya
    Tekanan tempo
    Adalah tekanan yang diberikan pada saat menyelesaikan ikatan tekanan tempo digunakan dalam.kalimat untuk.menyatakan panjang dan pendek pengucapan fonem/sukukata.pada umumnya tekanan tempo bertujuan mengantarkan kemudian yang bersifat dalam kalimat
    Contoh ;
    Ne-nek jatuh(jika kata ne-nek dan ja-tuh mendapat tekanan tempo lambat atau terputus maka kalimat tersebut.diucapkan dalam keadaan gugup

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728